Friday, May 18, 2018

Contoh Judul Thesis S2 Akuntansi (1)


Pengaruh Partisipasi Anggaran, Penekanan Anggaran dan Informasi Asimetri Terhadap Timbulnya Kesenjangan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah Kota Idaman

Pengaruh Kompetansi, Implementasi dan Objektivitas Terhadap Kualitas Audit Oleh Inspektorat dalam Pengawasan Keuangan Daerah

Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Komitmen Organisasi dan Kualitas Informasi Terhadap Kinerja Manajerial di Bappeda Kota Bengkulu

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Underpricing Saham pada Penawaran Umum Perdana di Bursa Efek Indonesia Tahun 2010-2015

Pengaruh Status Incumbent, Pendapatan Asli Daerah dan Dana Alokasi Umum Terhadap Pengalokasian Anggran Belanja Hibah Pemilukada

Pengaruh Akuntabilitas, Transparansi Publik dan Penerapan SPIP Terhadap KInerja SKPD Provinsi Jambi

Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Alokasi Belanja Langsung Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Barat

Pengaruh Anggaran Berbasis Kinerja dan Keadilan Prosedural Terhadap Kinerja Manajerial Satuan Kerja Perangkat Daerah (Studi Empiris Pada Pemerintah Daerah Kabupaten Kenangan)

Pengaruh Partisipasi Penyusunan Anggran, Kejelasan Sasaran Anggran dan Motivasi Terhadap Kinerja Manajerial Pemerintah Daerah Kabupaten Kenangan


Pengaruh Penerapan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), Akuntabilitas, dan Transparansi Terhadap Kinerja Instansi Pemerintah Daerah
Read More »

Friday, May 11, 2018

Contoh Judul Thesis S2 Perencanaan Pembangunan (1)



Pengaruh Prubahan Bahan Bakar Minyak (BBM) Terhadap Nilai Tukar Petani Kota Idaman

Strategi Pengelolaan Kebersihan Lingkungan Kabupaten Kenangan

Analisis Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Kenangan

Analisis Perencanaan Pembangunan Tahunan Daerah di Kabupaten Kenangan

Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Petani Padi Sawah di Provinsi Lampung

Analisis Partisipasi Masyarakat Terhadap Perencanaan Pembangunan di Kota Idaman

Implementasi Program Keluarga Harapan di Kabupaten Kenangan

Evaluasi Pelaksanaan Pendistribusian Bantuan Bencana Asap Tahun 2015 di Provinsi Riau

Kemiskinan Sektor Pertanian dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya di Kabupaten Kenangan

Analisa Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah dan Tingkat Kesejahteraan Masyarakat di Provinsi Bengkulu

Strategi Perencanaan Pembangunan Sub Sektor Pertanian di Provinsi Bengkulu

Evaluasi Program Pemberdayaan UKM Melalui Kredit Modal Kerja di Kota Idaman

Evaluasi Kinerja Keuangan Kabupaten Pemekaran di Provinsi Jambi

Identifikasi Kecamatan Sebagai Pusat Pertumbuhan Wilayah di Kabupaten Kenangan

Strategi Pengembangan Industri Kecil Makanan Khas Kota Idaman

Evaluasi Sistem Pengelolaan Sampah di Kota Idaman

Strategi Pengembangan Industri Pariwisata di Kota Bengkulu

Evaluasi Pelaksanaan Pemekaran Desa di Kabupaten Kenangan

Analisis Kemandirian Keuangan Daerah Pemerintah Kota Idaman

Strategi Pengembangan Pasar Tradisional di Kabupaten Seluma

Strategi Optimalisasi Pemungutan Pajak Hotel di Kota Bengkulu

Analisis Efektifitas dan Efisiensi Pengelolaan Retribusi Parkir dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah di Kota Bengkulu

Analisis Dampak Pendiriaan PLTA Musi Terhadap Ekonomi Masyarakat di Desa Ujan Mas Kepahiang

Analisis Alokasi Belanja Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah Untuk Dana Kesehatan







Read More »

Optimalisasi Peran Aparat Desa, Tekan Angka Kemiskinan dan Ketertinggalan

Optimalisasi Peran Aparat Desa, Tekan Angka Kemiskinan dan Ketertinggalan
Bengkulu-Mengoptimalkan peran Pemerintahan Desa (Pemdes) dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai garda terdepan dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat desa, Pemda Provinsi Bengkulu melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) terus melakukan peengembangan SDM Pemdes dan BPD. Hal ini jelas sejalan dengan Program Pengentasan Kemiskinan dan Peretasan Ketertinggalan Gubernur Bengkulu.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Bengkulu Hamka Sabri menegaskan, mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa, aparat Pemdes diminta untuk saling bersinergi dengan pihak terkait lainnya. Sehingga angka kemiskinan dan ketertinggalan sebagian besar desa di Bengkulu bisa semakin ditekan.

“Di daerah ini kita sebagai unsur-unsur penyelenggara pemerintahan yang wajib menjalankan amanah konstitusi. Oleh karena itu bimbingan teknis (bimtek) ini sangat dibutuhkan, karena pemerintahan itu tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lainnya. Disini jelas peran Pemdes dan BPD sangat dibutuhkan,” terang Asisten I Setda Provinsi Bengkulu Hamka Sabri pada Bimtek Pengembangan Kapasitas Penyelenggara Pemdes Provinsi Bengkulu 2018, di ruang pertemuan salah satu Hotel Kota Bengkulu, Kamis (10/05).

Selain itu menurut Asisten I Setda Provinsi Bengkulu Hamka Sabri, masih tingginya angka kemiskinan di Provinsi Bengkulu yaitu 15,59 persen, diatas rata-rata nasional, ternyata juga disebabkan masih kentalnya mainside masyarakat pedesaan yang menganggap sensus yang dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS) merupakan data untuk memberikan bantuan, sehingga berujung pada penyempaian data tidak akurat kepada petugas sensus.

Untuk itu lanjut Hamka Sabri, peran aparat desa untuk mengubah mainside masyarakat akan pendataan ini sangatlah dubutuhkan. Memberikan pemahaman masyarakat untuk menyampaikan data seakurat mungkin dan tidak mengada-ngada.

“Saya juga titip kepada seluruh aparat desa, untuk menyampaikan pemahaman ini ke masyarakat. Kalau angka kemiskinan Bengkulu minimal standar nasional, maka investasi akan banyak masuk ke daerah kita, lalu secara otomatis perekonomian masyarakat menggeliat dan meningkat,” terang Hamka mantan Camat masa Orde Baru ini.

Dijelaskan Kadis PMD Provinsi Bengkulu Ali Sadikin, bimtek yang dilaksanakan hingga 12 Mei 2018 ini menghadirkan pemateri berkompeten dibidangnya seperti dari Kemendagri, Kasubdit Standar Kapasitas, Direktorat Fasilitasi Pengembangan Kapasitas Aparatur Desa, Ditjen Bina Pemdes Benny Irawan.

“Dalam bimtek ini kita menghadirkan perwakilan Ditjen Bina Pemdes Kemendagri sebagai narasumber. Target kita, beberapa tujuan dari bimtek ini bisa meningkatkan kapasitas SDM aparat desa sehingga terwujud masyarakat maju, mandiri dan sejahtera,” ungkap Ali Sadikin. (Rian-Media Center, Humas Pemprov Bengkulu).


*Berita ini adalah bentuk kerjasama Pemilik Blog www.catatze.com dan Media Center Pemprov Bengkulu 
Read More »

Menteri Sosial Canangkan Kampung Siaga Bencana

Menteri Sosial Canangkan Kampung Siaga Bencana

Bengkulu - Menteri Sosial RI Idrus Marham mencanangkan Kampung Siaga Bencana, kegiatan ini dilangsungkan di Lapangan Tugu Merdeka Bengkulu Jumat (11/5). Kampung siaga bencana sendiri di seluruh Indonesia berjumlah 567 Kampung Siaga bencana, sedangkan untuk Provinsi Bengkulu bejumlah 25 Kampung Siaga Bencana.

Pencanangan ini dimulai dengan pemukulan kentongan oleh Menteri Sosial RI Idrus Marham didampingi Plt. Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah serta unsur terkait, selain itu juga dilakukan simulasi tanggap bencana oleh Tagana Provinsi Bengkulu.

Plt. Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menjelaskan bahwa Bengkulu ini termasuk zona yang rawan bencana, bencana sendiri tidak mungkin untuk ditiadakan. Tetapi tambah Plt. Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah yang bisa dilakukan adalah melakukan pemberdayaan masyarakat agar betul – betul siap siaga menghadapi bencana.

“Melalui kerjasama dengan Kapolda melalui CSR beberapa perusahaan telah dilakukan membangun shelter di berbagai tempat, dalam rangka pengamanan agar betul – betul zero incident terhadap berbagai bencana yang ada di Provinsi Bengkulu ini,” jelas Plt. Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah.

Terkait penanganan korban bencana Menteri Sosial Idrus Marham menjelaskan bahwa seluruh rakyat yang menjadi korban dari bencana alam apapun harus menjadi tanggung jawab negara.

“Representasi dari negara itu adalah pemerintah, seluruh bencana pasti kita bantu tidak ada satupun bencana di negeri ini yang kita tidak bantu,” tegas Menteri Sosial Idrus Marham.

Mensos juga menambahkan pada tahap bencana dan ada korban yang pertama yang akan ditangani adalah jangan sampai para korban ini tidak memperoleh makanan, tempat berlindung, semua harus akan dipenuhi. Selain itu pada tahap pemulihan pihaknya akan berkerja sama dengan semua elemen termasuk Pemerintah Daerah. (Morecka – Media Center Humas Pemprov Bengkulu)
  
*Berita ini adalah bentuk kerjasama Pemilik Blog www.catatze.com dan Media Center Pemprov Bengkulu 
Read More »

Mensos RI Serahkan PKH dan BPNT di Bengkulu

Mensos RI Serahkan PKH dan BPNT di Bengkulu

Bengkulu – Penyaluran Bantuan Sosial Non Tunai Program Keluarga Harapan (PKH) serta Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) mulai dilaksanakan, kegiatan ini dilangsungkan di Balai Raya Semarak Bengkulu, Jumat (11/5).

Penyaluran PKH dan BPNT ini sendiri diberikan secara langsung oleh Menteri Sosial Idrus Marham di dampingi Plt. Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah. Total bantuan program PKH di Provinsi Bengkulu adalah Rp 174,6 M dan untuk PKH di Kota Bengkulu senilai Rp 21,1 M.

Sedangkan untuk Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk Provinsi Bengkulu ada dua Kabupaten/Kota yang telah melaksanakan program BPNT yakni Kota Bengkulu yang menjangkau 1.727 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan nilai Bansos 22,4 M dan Kabupaten Rejang Lebong menjangkau 21.465 KPM dengan nilai 2,1 M.

Plt. Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menjelaskan, bahwa masyarakat Bengkulu menerima manfaat yang luar biasa dan sangat antusias menyambut program yang diselenggarakan oleh Kementerian Sosial, hal ini karena semua program Kemensos berlandaskan kepada kepedulian.

“Terimakasih pak menteri sudah hadir ditengah – tengah kita untuk menunjukan bagaimana kuat tekad beliau untuk membangun kepedulian dari semua lapisan masyarakat Indonesia khususnya Provinsi Bengkulu agar target mensejahterakan masyarakat sebagaimana amanat undang – undang itu dapat kita wujudkan secara bersama – sama,” jelas Plt. Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah.

Dihadapan menteri Plt. Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengungkapkan agar program perlidungan sosial betul – betul tepat sasaran dan dilaksanakan langsung oleh masyarakat Provinsi Bengkulu, maka beberapa waktu lalu Pemerintah Provinsi bersama perguruan tinggi melakukan Mou terkait validasi dan verifikasi basis data terpadu.

“Maka mudah – mudahan selaku pemegang kartu perlindungan sosial ini betul – betul adalah masyarakat kita yang betul–betul berhak menerimanya,” ungkap Plt. Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah.

Pada kesempatan ini Menteri Sosial Idrus Marham juga mengukuhkan Plt. Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah sebagai pembina Taruna Siaga Bencana (Tagana) Wilayah Bengkulu.

Mensos sendiri juga mengingatkan kepada para penerima PKH dan BPNT jika ada oknum yang meminta bayaran atau mengurangi hak yang harus diterima, maka harus segera dilaporkan kepada Gubernur.

 “Sesuai pesan Presiden apabila ada aparat yang menghianati hak rakyat harus ditindak tegas,” tegas Menteri Sosial Idrus Marham.

Penyaluran bantuan ini dihadiri kurang lebih 500 Keluarga Penerima Manfaat, tampak hadir dalam kegiatan ini Kapolda Bengkulu Brigjen Pol. Coki Manurung, Wakil Ketua III DPRD Prov. Bengkulu Elfi Hamidy Marah Sudin, Danlanal Bengkulu Letkol Laut (P) Agus Izudin, Bupati Kepahiang, Vice President Bank BRI, serta tamu undangan lainnya. (Morecka – Media Center Humas Pemprov Bengkulu)


*Berita ini adalah bentuk kerjasama Pemilik Blog www.catatze.com dan Media Center Pemprov Bengkulu 
Read More »

Thursday, May 10, 2018

Renovasi Baitul Izzah Tak Ganggu Aktivitas Saat Ramadhan


Renovasi Baitul Izzah Tak Ganggu Aktivitas Saat Ramadhan

Bengkulu-Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) Provinsi Bengkulu bakal merenovasi Masjid Raya Baitul Izzah. Masjid yang terletak di pusat perkantoran itu akan diperbaiki lantaran ada kerusakan di beberapa bagian. Kendati renovasi sudah mendekati Ramadhan, pengerjaannya dipastikan tidak akan mengganggu kegiatan ibadah maupun aktivitas lainnya. 

"Tadi dijelaskan secara teknis, renovasi akan dilakukan pada bagian gedung Islamic Center, sedangkan ruang utama masjid belum nanti setelah lebaran," kata Rusli Daud, Imam Masjid Baitul Izzah, Kamis (10/5)

Menurut Rusli Daud, masjid yang dibangun tahun 1976 dan sempat dipugar pada tahun 1995 itu layak untuk mendapat sentuhan perbaikan. Dirinya menceritakan, pasca gempa tahun 2000 masjid tersebut sempat mengalami kerusakan dan kemudian diperbaiki.

"Dulu jaman gubernur pak Aziz Ahmad pernah dipugar, sudah lama sekali itu. Kita bangga, kini akan diperbaiki menjadi lebih baik," ucapnya.

Saat itu merupakan hari pertama pengerjaan renovasi Masjid Raya Baitu Izzah. Pelaksana Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah pun meninjau kesiapan pengerjaannya. Dengan didampingi pengurus masjid, dirinya memastikan rehab dan beberapa bagian yang dibangun sesuai dengan keinginan dan kebutuhan aktivitas masjid.

"Ini sejak awal, mulai perencanaan kita libatkan pengurus dan tokoh-tokoh senior. Agar nilai historisnya tidak hilang, tapi Baitul Izzah ini bisa menjadi ikon sekaligus kebanggaan dan laik saat acara kenegaraan," tutur Rohidin usai berkeliling meninjau detail bagian yang bakal direhab.

Selain bagian bagungan masjid yang terintegrasi dengan gedung Islamic center itu, halaman dan pagar masjid juga bakal ditata. Renovasi dengan dana APBD 2018 ini pada tahap awal senilai 9,7 miliar. Tak hanya bangunannya saja, alat kelengkapan kebutuhan untuk Masjid Baitul Izzah juga akan diganti baru. (Jamal-Media center Humas Pemprov Bengkulu)

*Berita ini adalah bentuk kerjasama Pemilik Blog www.catatze.com dan Media Center Pemprov Bengkulu 

Read More »

Plt Gubernur Bengkulu Resmikan Gedung Al-Azhar



Bengkulu-Plt Gubernur Rohidin Mersyah meresmikan gedung Al-Azhar Pondok Pesantren Ihya'ul Qur'an, di desa Padang Ulak Tanjung Kabupaten Bengkulu Tengah. Lembaga pendidikan ini merupakan pengembangan dari SMA Al Qur'an Harsallakum, di kawasan Hibrida Kota Bengkulu.

Dalam sambutannya, Rohidin mengajak pemerintah Bengkulu Tengah dan Pejabat Walikota Bengkulu yang hadir dalam acara ini, termasuk pemerintah Provinsi Bengkulu dan semua pihak dapat memberikan dukungan moril maupun materil terhadap perkembangan pendidikan berbasis agama seperti ini.

"Saya sungguh mengapresiasi, rasa bangga dan penghargaan yang luar biasa atas dedikasi semangat keihklasan kebersamaan dari keluargaa besar pondok pesantren Ihya'ul Qur'an. Sehingga alam yang masih demikian menantang bisa dikelola dan didirikan tonggak bangunan yang pasti luar biasa pada masa yang akan datang," ucapnya.

Menurut mantan Wakil Bupati Bengkulu Selatan ini, Kalau banyak kelompok masyarakat menggagas lembaga pendidikan seperti ini, pasti akan memberikan warna dan aura yang positif bagi perkembangan masyarakat Provinsi Bengkulu.

“Kita ingin melihat perkembangan dikawasan  ini beberapa tahun ke depan menjadi pusat pendisikan modren yang berbasis agama sehingga mampu mencetak generasi hebat di wilayah provinsi Bengkulu,” ujar Rohidin.

Dirinya juga berpesan, para orang tua agar memberikan perhatian yang sungguh-sungguh pada anaknya, agar mendapatkan pendidikan dan pemahaman agama yang baik dengan pengetahuan ilmu umum yang ikut berkembang, “mentalitasnya terbangun kuat, serta mampu bersoaialisasinya dengan baik.  Dengan modal dikatakannya tidak perlu takut dengan persaingan dimasa depan,” tambah Rohidin.

Peresmian gedung baru ini, ditandai dengan penandataangan prasasti oleh Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, didampingi pejabat Walikota Budiman Ismaun, Kepala Dinas Sosial ISKANDAR ZO dan Kepala Dinas Kesehatan Herwantoni.

Dalam kesempatan ini, Plt Gubernur juga memberikan bantuan uang senilai 10 juta rupiah kkepada lembaga pendidikan ini. Pada kesempatan ini, pengasuh Pondok Pesantren Ihya’ul Qur,an Herman menyampaikan, Gedung baru yang dinamakan Al-Azhar untuk mengapresiasi alumni pertama Sma Al-Qur,an Harsallakum yang berhasil melanjutkan kuliah di Universitas Al-Azhar Kairo Mesir. (Fredy-Media Center Humas Pemprov Bengkulu)

*Berita ini adalah bentuk kerjasama Pemilik Blog www.catatze.com dan Media Center Pemprov Bengkulu
Read More »

Wednesday, May 9, 2018

Revolusi Mental Butuh Komitmen Seluruh Elemen Masyarakat


Bengkulu - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Bengkulu gelar sosialisasi gerakan nasional revolusi mental. Acara ini diikuti 125 orang peserta  perwakilan ASN kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu, tokoh masyarakat, tokoh agama, guru, tokoh pemuda, mahasiswa dan pelajar.

Acara yang berlangsung pada Selasa 8 Mei 2018 di Ballroom Nala Seaside Hotel Pantai Panjang ini, secara resmi dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Gotri Suyanto. Dalam sambutannya Gotri mengatakan ada tiga nilai yang menjadi fokus dalam revolusi mental, yaitu Integritas, etos kerja dan gotong royong.

Menurut Gotri, gerakan ini sebagai upaya memperbaiki dan membangun cara pandang, cara pikir, sikap, perilaku dan cara kerja bangsa Indonesia,  berdasarkan Pancasila yang berorientasi kepada kemajuan agar Indonesia menjadi negara maju, modern makmur sejahterah dan bermartabat.

Krisis mental menurut Gotri, tergambar dalam sebuah survei internasional yang membandingkan kualitas budaya antar bangsa yang menyatakan Indonesia hampir selalu mendapat nilai yang cukup rendah dalam hal baik.

Misalnya pada tahun 2015 dalam indeks daya saing global Indonesia mendapat penurunan 2 peringkat. Yaitu diurutan 37 dari 140 negara, sedangkan untuk hal negatif cenderung memperoleh skor tinggi. sebagai contoh tingkat korupsi dan konflik antar golongan.

Dengan kegiatan sosialisasi ini diharapkan munculnya dukungan dan peran aktif tiap elemen masyarakat karna kunci keberhasilan pelaksanakan revolusi mental adalah keterlibatan seleuruh element masyarakat.

“Ini perlu komitmen bersama tidak cukup dengan kesbangpol saja untuk menggerakkan ini, tapi seluruh komponen harus bersama sama bergerak sehingga nilai baiknya meningkat dan nilai buruknya menurun,” ujar Gotri.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Farid Hamzah menjelaskan, meski saat ini masih dalam batas normal tapi potensi krisis mental khususnya dikalangan anak muda diprovinsi Bengkulu sangat besar. Peran keluarga, rekan sepermainan, tokoh masyarakat dan agama sangat berpengaruh mencegah krisis karakter dan jati diri yang dialami bangsa ini, dan  salah satu medianya melalui gerakan revolusi mental.

“Mungkin nanti kita akan memberikan brosur-brosur ringan tentang mengajak merevitaliasasi mental kembali ke norma adat istiadat perilaku dan hukum di negara Indonesia,” kata Farid.

Farid juga menghimbau agar masyarakat menggunakan media sosial lebih arif dan cerdas. apabila mendapatkan informasi yang meragukan bandingkan dengan informasi dari portal resmi. Jangan langsung percaya dan membagikannya. (Fredy-Media Center Humas pemprov Bengkulu)



*Berita ini adalah bentuk kerjasama Pemilik Blog www.catatze.com dan Media Center Pemprov Bengkulu
Read More »

Kejar Prestasi, Atlet Finswimming Siap Harumkan Bumi Rafflesia


Bengkulu-Pemda Provinsi Bengkulu bersama Lanal Bengkulu, Universitas Bengkulu (UNIB) dan Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Bengkulu secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Altet Selam (Finswimming) Bumi Rafflesia, di Pelataran VIP Bandara Fatmawati Soekarno, Kota Bengkulu, Rabu (09/05).

6 Atlet Finswimming didampingi Manager, 3 Official, 3 Wasit dan 3 Pelatih ini diutus untuk berlaga pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Selam Kolam yang dipusatkan di Buleleng, Provinsi Bali dari 11 hingga 13 Mei 2018.

Staf Ahli Gubernur Bengkulu Bidang Kemasyarakatan dan SDM Rusdi Bakar mengatakan, atlet finswimming yang akan bertanding diharapkan bisa meraih prestasi sebaik mungkin, sehingga bisa mengharumkan nama Bengkulu di tingkat Nasional melalui olahraga menyelam.

“Tentu kita harapkan prestasi dari para pemuda ini dengan motivasi yang telah disampaikan. Disamping itu selama mengikuti kejuaraan itu, diharapkan para atlet tetap menjaga keselamatan dan kesehatan,” kata Rusdi usai melepas keberangkatan Kontingen Atlet Finswimming didampingi Danlanal Bengkulu Letkol Laut (P) Agus Izudin, Rektor UNIB Ridwan Nurazi dan perwakilan KONI Bengkulu.

Lanjut Rusdi, disamping meraih prestasi dalam kejurnas ini, para atlet juga diminta untuk menjaga nama baik Bengkulu dan jika memungkinkan sekaligus menjadi duta dalam mempromosikan potensi wisata Bumi Rafflesia menyongsong Wonderful Bengkulu 2020.

“Selain mengejar prestasi, kepada selama bertanding juga harus tetap menjaga nama baik diri dan nama baik keluarga kontingen masing-masing, bahkan nama Bengkulu di tingkat nasional,” pungkasnya.

Sebagai penyemangat atau bentuk motivasi terhadap para atlet yang akan bertanding, Rektor UNIB Ridwan Nurazi berkomitmen akan memberikan reward kepada atlet yang berhasil mendulang prestasi, minimal medali emas atau perak.

“Kita sebagai Pembina disini akan memberikan reward kepada mereka jika nantinya berhasil. Kalau yang mewakili UNIB nanti kita berikan bebas SPP, paling tidak 1 atau 2 semester tergantung medali yang didapat apakah emas atau perak. Yang penting kita berikan motivasi agar mereka berprestasi setinggi mungkin selama berada di event itu,” terang Ridwan.

Berikut 6 Atlet Finswimming Bengkulu yang akan berlaga pada Kejurnas Selam Kolam 2018 di Buleleng, Provinsi Bali.
1. M Satryo Bimo
2. Yosdita Fitrian
3. M Fabian P Arifin
4. Muhammad Akbar
5. Dafa Anya Tifani, dan
6. Tubagus Ardiansyah Arifin.

(Rian-Media Center, Humas Pemprov Bengkulu).



*Berita ini adalah bentuk kerjasama Pemilik Blog www.catatze.com dan Media Center Pemprov Bengkulu
Read More »

Pelayan Masyarakat Harus Melek Teknologi


Bengkulu - Era digital seperti sekarang pola hubungan antara Pemerintah dan Masyarakat mengalami banyak perubahan, dengan adanya teknlogi informasi dan komunikasi maka Pemerintah dituntut untuk memberikan informasi yang transparan serta terbuka kepada masyarakat.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Nopian Andusti saat membuka Workshop Pemanfaatan Sertifikat Elektronik, Rabu (9/5). Kegiatan yang digelar Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Bengkulu ini adalah dalam rangka memperkenalkan serta mensosialisasikan sertifikat elektronik.

Dengan adanya sertifikat elektronik maka kegiatan birokrasi akan semakin mudah, untuk itu Sekda Prov. Bengkulu Nopian Andusti mengharapkan semua garda pemerintahan dapat mengikuti kemajuan teknlogi dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada publik.

“Kita tidak boleh tertinggal, sebab kita adalah pelayan masyarakat (pelayan publik), masyarakat menginginkan kita menyesuaikan dengan kemajuan teknologi maka kita harus siap,” jelas Sekda Prov. Bengkulu Nopian Andusti.

Ia pun juga meminta agar workshop ini tidak hanya sekedar untuk melaksanakan kegiatan namun harus dapat di implementasikan secara baik khususnya di bidang pemerintahan.

“Workshop pada hari ini jangan hanya di jadikan sebagai kegiatan seremonial, tetapi ambil serta manfaatkan dan implementasikan kepada penyelenggara pemerintahan khususnya,” minta Nopian Andusti.

Kepala Diskominfotik Provinsi Bengkulu Eddy Prawisnu pada kesempatan ini menjelaskan bahwa dengan adanya sertifikat elektronik akan memudahkan pelayanan publik salah satunya adalah pada perizinan. Pengimplementasiannya sendiri akan  didahului dengan MoU antara Gubernur dan Kepala Badan Siber dan Sandi Negara.

“Workshop sertifikat elektronik ini memang tujuannya kedepan agar OPD – OPD yang ada di Provinsi sampai dengan Kabupaten/Kota akan menggunakan tanda tangan elektronik ini harapan kita,” jelas Eddy Prawisnu.

Workshop ini menghadirkan narasumber dari perwakilan Balai Sertifikasi Elektronik Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dengan peserta berjumlah 70 yang terdiri dari pejabat administrator yang membidangi kesektariatan tata usaha pada OPD Provinsi dan Kabupaten/Kota se Provinsi Bengkulu serta ASN terkait lainnya. (Morecka – Media Center Humas Pemprov Bengkulu)



*Berita ini adalah bentuk kerjasama Pemilik Blog www.catatze.com dan Media Center Pemprov Bengkulu
Read More »
COPYRIGHT © 2017 · THEME BY RUMAH ES