Sunday, April 29, 2018

Dokter Hewan Harus Inovatif, Berfikir Out Of Box


Bengkulu - Pengawasan serta pemeriksaan terhadap keluar - masuknya  hewan ternak harus dilakukan secara intens guna menekan angka penyakit yang kerap ditemukan pada hewan, khususnya hewan ternak.

Peran dokter hewan sangat penting dalam memantau kondisi kesehatan hewan ternak, sehingga perlu adanya inovasi yang dilakukan untuk memudahkan serta meningkatkan pembangunan di sector peternakan.

“Dokter hewan harus membuat pogram lompatan agar pembangunan peternakan di Bengkulu ini bisa menjadi besar, misalnya membuat e – peternakan,” jelas Plt. Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat menghadiri Pengukuhan Pengurus Persatuan Dokter Hewan (PDHI) Cabang Bengkulu Periode 2018 - 2022, Sabtu (28/4).

Dengan adanya sebuah program yang inovatif maka pintu masuk dan pintu keluar ternak bisa terpantau dengan baik, terlebih dengan penetapan Bengkulu sebagai Terminal Karantina Ternak Nasional  di wilayah Pelabuhan Pulau Baai.

“Pola pembangunan peternakan seperti inilah yang menuntut dokter hewan berfikir inovatif, out of box dari kebiasaan selama ini, ini yang harus di fikirkan,” tambah Plt. Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah.

Ketua Umum PB PDHI Pusat Heru Setijanto mengkuhkan Pengurus Persatuan Dokter Hewan (PDHI) Cabang Bengkulu Periode 2018 – 2022 dalam sambutannya meminta agar dokter hewan harus memiliki kompetensi. Salah satu tugas PDHI adalah bagaimana memfasilitasi para sejawat dalam meningkatkan kompetensi keilmuannya.

“Kita ini harus meningkatkan kompetensi, karena sekarang dokter hewan tidak bisa bekerja seperti dulu, harus legal, harus ada izin dan sudah teregistrasi,” jelas Heru Setijanto.

Ketua PDHI Cabang Bengkulu yang baru saja dikukuhkan Hafli Hasibuan pada kesempatan ini mengajak seluruh anggota PDHI untuk merencanakan program – program selanjutnya guna meningkatkan peran dokter hewan khusunya di Provinsi Bengkulu.

“Pada intinya adalah bagaimana meningkatkan peran serta profesi dokter hewan dalam pembangunan peternakan, kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat di Provinsi Bengkulu,” jelas Hafli Hasibuan.

Terkait dengan penanganan penyakit pada hewan ternak, pihaknya mengungkapkan akan mengikuti kebijakan daerah serta strategi yang akan diterapkan kedepannya.

“Kita akan bergerak simultan dengan kawan – kawan dokter hewan yang ada di seluruh Provinsi Bengkulu, kita juga akan melibatkan praktisi – praktisi dokter hewan,” ungkap Hafli.

Pada kegiatan yang digelar di balai Raya Semarak Bengkulu ini juga dilakukan pendidikan berkelanjutan yang dengan pemateri diantaranya adalah Ketua Umum PB PDHI Pusat Heru Setijanto serta Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu Majestika. (Morecka – Media Center, Humas Pemprov Bengkulu)



*Berita ini adalah bentuk kerjasama Pemilik Blog www.catatze.com dan Media Center Pemprov Bengkulu

No comments:

Post a Comment

COPYRIGHT © 2017 · THEME BY RUMAH ES